Senin, 6 September 2010
CCBot/1.0 (+http://www.commoncrawl.org/bot.html)
38.107.191.116
   
 
Untitled Document

PENDAPAT ANDA TENTANG WEB INI?

SANGAT BAGUS
BAGUS
CUKUP
KURANG

  HASIL POLLING
 
 
  BULAN :
  TAHUN :

  
 
 
Contoh Counter dengan image
 
 
 
 
 
M A S K O T F L O R A

D U K U

(LANSIUM DOMESTICUM CORR, FAMILI MELIACEAE)

 

PERSEBARAN :

Menurut sejarah, Tanaman Duku berasal dari Kawasan Malaysia Namun ada juga yang menduga merupakan salah satu jenis tanama asli dari Indonesia. Persebaran di

Indonesia tambah luas diseluruh Indonesia meliputi Sumatera, jawa, bali, Sulawesi, Maluku dll

 

CIRI-CIRI :

Tanaman duku tumbuh berupa pohon yang tingginya mencapai 20 meter dan diameter 40 cm. Berbatang lurus dan kulitnya banyak mengandung getah berwarna

abu-abu. Cabangnya berbentuk bulat dan diselimuti oleh bulu yang halus.

 

Daun duku termasik daun majemuk, terpencar bersirip ganjil, panjangnya dapat mencapat 30-50 cm, Pangkal tangkai daun agak tebal dan berbentuk lonjong sampai bulat telur. BUnga duku berupa bulir dan berwarna putih kekuningkuningan dengan 4-5 tajuk. Kelopak bunga berdaging yang terdiri dari 5 buah, tangkai putik sangat pendek. Buah duku yang tersusun dalam tandan berdompolan, berbentuk bulat sampai bulat telur dan berwarna kuning pucat, kuning keabu-abuan sampai kuning tua jika sudah masak. Dalam setiap buah duku rata-rata terdapat 5 ruas daging buah. Warna daging buah putih bening atau jernih seperti lilin, rasanya manis sampai keasam-asaman. Keping biji agak tebal dan berwarna hijau.

 

MANFAAT :

Air rebusan kulit dan duku yang kecut biasa dipakai untuk obat mejan. Kulit buah duku yang masak dan kering juga sering digunakan sebagai campuran bahan bakar dupa setinggi dan asapnya cukup ampuh untuk menghalau nyamuk. Biji buah duku yang rasanya pahit dapat dmanfaatkan untuk mengobati cacingan bagi anak-anak dan pengusir demam.

 

Dalam biji duku terdapat dia zat yang beracun. oleh karena itu penderita sakit gula dilarang minum air rebusan biji duku. Tinktur ekstak damar sertatannin dari kulit duku dapat pula dipakai sebagai obat sakit perut atau pencegah mencret.

 

Dilaporkan bahwa damar yang terdapat dalam kulit duku tidak beracun dan tidak berpengaruh terhadap jantung. Pada kulit pohon dan kulit buah duku juga terkandung asam lansium. Jika asam lansium tersebut diijeksikan pada kodok dengan dosis sebanyak 50 miligram akan menyebabkan jantung kodok berhenti bekerja dalam waktu 3-4 jam.

 

Dalam setiap 100 gram buah duku yang masak dengan 64 persen bagianyang dapat dimakan yang rata-rata mengadung 63 kalori protein 1.0 gram, lemak 0.2 gram, karbohidrat 16.1 gram, kalsium 18 milligram, fosfot 9 milligram, besi 0.9 milligram, vitamin B1 0.05 miligram. vitamin C9 miligram dan air 82.0 gram

 

Dokumentasi Pemkab Muaro Jambi