PERSEBARAN :
Menurut
sejarah, Tanaman Duku berasal dari Kawasan Malaysia Namun ada juga yang menduga
merupakan salah satu jenis tanama asli dari Indonesia. Persebaran di
Indonesia tambah luas
diseluruh Indonesia meliputi Sumatera, jawa, bali, Sulawesi, Maluku dll
CIRI-CIRI :
Tanaman duku tumbuh
berupa pohon yang tingginya mencapai 20 meter dan diameter 40 cm. Berbatang
lurus dan kulitnya banyak mengandung getah berwarna
abu-abu. Cabangnya
berbentuk bulat dan diselimuti oleh bulu yang halus.
Daun duku termasik
daun majemuk, terpencar bersirip ganjil, panjangnya dapat mencapat 30-50 cm,
Pangkal tangkai daun agak tebal dan berbentuk lonjong sampai bulat telur. BUnga
duku berupa bulir dan berwarna putih kekuningkuningan dengan 4-5 tajuk. Kelopak
bunga berdaging yang terdiri dari 5 buah, tangkai putik sangat pendek. Buah duku
yang tersusun dalam tandan berdompolan, berbentuk bulat sampai bulat telur dan
berwarna kuning pucat, kuning keabu-abuan sampai kuning tua jika sudah masak.
Dalam setiap buah duku rata-rata terdapat 5 ruas daging buah. Warna daging buah
putih bening atau jernih seperti lilin, rasanya manis sampai keasam-asaman.
Keping biji agak tebal dan berwarna hijau.
MANFAAT :
Air rebusan kulit dan
duku yang kecut biasa dipakai untuk obat mejan. Kulit buah duku yang masak dan
kering juga sering digunakan sebagai campuran bahan bakar dupa setinggi dan
asapnya cukup ampuh untuk menghalau nyamuk. Biji buah duku yang rasanya pahit
dapat dmanfaatkan untuk mengobati cacingan bagi anak-anak dan pengusir demam.
Dalam biji duku
terdapat dia zat yang beracun. oleh karena itu penderita sakit gula dilarang
minum air rebusan biji duku. Tinktur ekstak damar sertatannin dari kulit duku
dapat pula dipakai sebagai obat sakit perut atau pencegah mencret.
Dilaporkan bahwa
damar yang terdapat dalam kulit duku tidak beracun dan tidak berpengaruh
terhadap jantung. Pada kulit pohon dan kulit buah duku juga terkandung asam
lansium. Jika asam lansium tersebut diijeksikan pada kodok dengan dosis sebanyak
50 miligram akan menyebabkan jantung kodok berhenti bekerja dalam waktu 3-4 jam.
Dalam setiap 100 gram
buah duku yang masak dengan 64 persen bagianyang dapat dimakan yang rata-rata
mengadung 63 kalori protein 1.0 gram, lemak 0.2 gram, karbohidrat 16.1 gram,
kalsium 18 milligram, fosfot 9 milligram, besi 0.9 milligram, vitamin B1 0.05
miligram. vitamin C9 miligram dan air 82.0 gram